Tiga Kelompok Pro ISIS Merajalela di Papua

tiga kelompok pro ISIS merajalela di Papua

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan ISIS telah bergabung untuk menyerukan jihad di Tanah Papua. Karena tiga kelompok pro ISIS merajalela di Papua menjadi bahaya yang harus diwaspadai. Pengamat terorisme dari Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Al Chaidar mengatakan, ada tiga kelompok yang berafiliasi dengan ISIS di Papua sekarang.

“Kehadiran mereka sudah ada sejak 2016,” kata Al Chaidar kepada fbo303, Jumat (6/9/2019).

Menurutnya, tiga kelompok teror di Papua saat ini adalah Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Jamaat Ansharut Tauhid (JAT) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Chaidar mengatakan kelompok yang berjanji kepada ISIS telah merekrut sejumlah pekerja migran di Papua. “Untuk bergabung dengan MIT dan juga JAT dan ada juga yang JAD,” katanya.

Dia mengatakan MIT, JAT dan JAD tidak memasuki Papua agen bola secara langsung, mengingat Papua dikenal sebagai Tanah Injil dengan populasi mayoritas Kristen. Tapi, mereka merekrut anggota warga migran yang bekerja di Papua untuk menjadi anggota. Dengan tiga kelompok pro ISIS merajalela di Papua harus segera diatasi.

“Mereka tidak memasuki Papua, tetapi ada beberapa pekerja Papua di luar yang bekerja di Papua dan kemudian memasuki ISIS,” kata Chaidar.

Chaidar menjelaskan bahwa pemimpin kelompok jaringan ISIS merekrut anggota di Papua melalui Facebook, WhatsApps, dan Telegram. “Rekrutmennya cukup sederhana, yaitu melalui media sosial,” katanya.

Dia mengatakan anggota kelompok ISIS di Papua telah dilatih untuk menguasai lapangan, membuat bom dan siap untuk berperang. “Mereka tidak takut.”