Masalah Foto Shandy Aulia Yang Seksi

Masalah Foto Shandy Aulia Yang Seksi

Shandy Aulia tampaknya senang karena dia sekarang memiliki dua entitas. Saat ini, ia juga dikenal sering berbagi momen kehamilannya melalui unduhan di akun Instagram-nya. Kini masalah foto Shandy Aulia yang seksi semakin booming di kalangan masyarakat.

Shandy Aulia telah mengunggah foto lekuk tubuhnya selama kehamilan, yang telah mencapai minggu ke-27. Di akun Instagram-nya, Shandy Aulia muncul mengenakan bikini emas one-piece yang hampir identik dengan warna kulit.

“Tetap tenang, aku hamil 27 minggu, bayi memuat 40% @ shandydavidlittlejoy”, tulis Shandy Aulia dalam keterangan foto.

Pengunduhan bintang film Eifell I’m Love langsung dibanjiri dengan komentar pengguna karena dianggap terlalu vulgar dan tidak pantas. Mereka bahkan meminta Shandy Aulia, sebagai seorang ibu, untuk mempertimbangkan kembali publikasi di Instagram, karena dia khawatir anaknya tidak akan melihat foto nanti.

Masalah Foto Shandy Aulia Yang Seksi

“Maaf, Ny. Shandy, yang ingin menjadi seorang ibu, cobalah untuk mempertimbangkan kembali jika Anda ingin menerbitkan sesuatu, karena saat ini, jalur digital Anda kejam … Dan jika anak Anda tumbuh untuk melihat artikel seperti ini. Indonesia, ini tentang mempertahankan nilai kesopanan dan kesopanan untuk berbicara dan berpakaian #hanyameng, “tulis akun @ _dear.ria_.

Shandy Aulia, yang menanggapi apa yang orang katakan tentang fotonya saat mengenakan baju terbuka, juga sepertinya meresponsnya selama sesi tanya jawab di Cerita Instagram. Meskipun masalah foto Shandy Aulia yang seksi cukup membawa bolapelangi masalah, tetapi dirinya tidak begitu bermasalah. Bahkan sekarang, ia mengaku sengaja menutup kolom komentar sehingga pengguna tidak perlu dijejali untuk mengisi kolom fotonya dengan komentar.

“Jangan mengenakan pakaian telanjang, itu semua tergantung pada pikiranmu. Apa yang ingin kamu lihat? Apakah kamu ingin ditutup meskipun hati dan pikiranmu kotor, bagaimana? Pembukaan tergantung pada sudut pandang masing-masing, “kata Shandy Aulia.

Bintang Porno Terkenal Brittni De La Mora

bintang porno terkenal Brittni De La Mora

Brittni De La Mora terdaftar sebagai salah satu bintang porno paling populer di dunia. Dimana bintang porno terkenal Brittni De La Mora memiliki nama panggung Jenna Presley, ia membintangi lebih dari 300 film dewasa dengan gaji hingga USD30.000 per bulan.

Mengutip Daily Mail, presentasi Brittni De La Mora dengan industri porno dimulai dengan sebuah klub telanjang. Dia mengatakan dia dipaksa untuk menjadi penari telanjang pada usia 16 tahun untuk membiayai hidup dan pendidikannya.

Di klub, ia bertemu dua produser yang menawarkan untuk membintangi film romantis. “Tapi saya tahu, film romantis yang mereka rujuk adalah film porno,” kata nama asli pemiliknya Brittni Ruiz, seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (7/9/2019).

Tergoda oleh materi itu, Brittni meninggalkan pendidikannya dan mulai menjadi bintang porno pada September 2005. Saat itu, dia masih sangat muda, dia berusia 18 tahun.

Keputusannya untuk menjadi bintang porno bola pulsa tidak buruk. Brittni De La Mora berlimpah dalam materi. “Saya mengendarai Mercedes-Benz terakhir, saya membawa tas Louis Vuitton dan memakai sepatu hak Christian Louboutin. Saya bekerja keras untuk mendapatkan semua itu,” katanya.

2010 adalah puncak karier Jenna Presley. Dua majalah dewasa: Maxim dan Complex, bahkan menilai dia sebagai bintang porno terseksi di dunia.

Di tengah karirnya yang gemilang, Brittni De La Mora dihukum karena gonore, juga dikenal sebagai gonore. Direktur sering mengkritiknya karena menganggapnya terlalu gemuk. Padahal, berat saat itu hanya 47 kilogram.

Pada saat itu, Brittni punya kebiasaan muntah makanan yang memaksanya dirawat karena anoreksia. Kondisi itu membuatnya depresi sehingga terbiasa dengan narkoba. Sehingga membuat bintang porno terkenal Brittni De La Mora merasakan penderitaan luar biasa.

Dia rela menghabiskan ribuan dolar seminggu untuk membeli kokain dan metamfetamin. “Tapi itu tidak membantu saya. Saya masih merasa kesepian sampai bunuh diri,” katanya kepada New York Post.

Dalam periode terburuk itu, Brittni De La Mora mengingatkan neneknya yang membawanya pulang ke San Diego. Di sana, ia mulai rajin menghadiri gereja sampai ia memutuskan untuk pensiun dari industri pornografi pada Desember 2012.